Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Aksi Jalan Kaki Petani ke Istana Tuntut Keadilan Lahan

Written By Unknown on Senin, 24 Desember 2012 | 13.48





Aksi Jalan Kaki Petani ke Istana Tuntut Keadilan Lahan





Penulis : Suhartono | Senin, 24 Desember 2012 | 13:02 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi jalan kaki petani dan aktivis agraria dengan nama Tani Beregerak untuk menegakkan Pasal 33 UUD 1945 dalam pengelolaan keadilan lahan, Senin (24/12/2012) siang, mulai bergerak meninggalkan Kabupaten Ogan Komiring Ilir, Sumatera Selatan, menuju Istana Merdeka, Jakarta.


Rombongan yang sudah berjalan memasuki hari ke-13 sejak meninggalkan Kota Jambi, dua pekan lalu itu, bertujuan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta untuk mengadukan nasib mereka yang memiliki hak hidup di atas lahan, tetapi dirampas oleh pengusaha perkebunan dan hutan produksi dengan dalih konservasi dan izin resmi dari pemerintah.


Yoris SS, Ketua Serikat Tani Nusantara, mengatakan, meskipun cuaca mendung dan rintik-rintik gerimis, para petani dan peserta aksi jalan kaki menuju Istana tetap semangat.


"Peleton 33 Sumatra Panthera, rombongan ini kami sebut, akan melanjutkan kembali perjalanan aksi jalan kaki 1.000 km menuju Istana. Semalam, kami menginap di kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Ogan Komiring Ilir," ujarnya.


Menurut Yoris, peserta aksi jalan kaki akan menyusuri jalur lintas timur Sumatera. "Saat ini, kami tengah beristirahat makan di areal kantor Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komiring Ilir. "Sementara ini, ribuan buruh perkebunan dan petani-petani di sepanjang jalur aksi di Kabupaten Ogan Komering Ilir juga sedang mempersiapkan penyambutan kami," lanjut Yoris.


Yoris mengatakan, jika tak ada halangan, rombongan akan tiba di Jakarta menjelang tahun depan. "Kami juga akan bergabung dengan warga dan petani Jambi lainnya yang kini sudah sebulan lamanya mendirikan tenda dan tinggal di depan kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta untuk menuntut hak-hak mereka yang dirampas oleh pemerintah untuk kepentingan pengusaha hutan dan perkebunan," jelas Yoris lagi.


















13.48 | 0 komentar | Read More

Aksi Jalan Kaki Petani ke Istana Tuntut Keadilan Lahan





Aksi Jalan Kaki Petani ke Istana Tuntut Keadilan Lahan





Penulis : Suhartono | Senin, 24 Desember 2012 | 13:02 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi jalan kaki petani dan aktivis agraria dengan nama Tani Beregerak untuk menegakkan Pasal 33 UUD 1945 dalam pengelolaan keadilan lahan, Senin (24/12/2012) siang, mulai bergerak meninggalkan Kabupaten Ogan Komiring Ilir, Sumatera Selatan, menuju Istana Merdeka, Jakarta.


Rombongan yang sudah berjalan memasuki hari ke-13 sejak meninggalkan Kota Jambi, dua pekan lalu itu, bertujuan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta untuk mengadukan nasib mereka yang memiliki hak hidup di atas lahan, tetapi dirampas oleh pengusaha perkebunan dan hutan produksi dengan dalih konservasi dan izin resmi dari pemerintah.


Yoris SS, Ketua Serikat Tani Nusantara, mengatakan, meskipun cuaca mendung dan rintik-rintik gerimis, para petani dan peserta aksi jalan kaki menuju Istana tetap semangat.


"Peleton 33 Sumatra Panthera, rombongan ini kami sebut, akan melanjutkan kembali perjalanan aksi jalan kaki 1.000 km menuju Istana. Semalam, kami menginap di kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Ogan Komiring Ilir," ujarnya.


Menurut Yoris, peserta aksi jalan kaki akan menyusuri jalur lintas timur Sumatera. "Saat ini, kami tengah beristirahat makan di areal kantor Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komiring Ilir. "Sementara ini, ribuan buruh perkebunan dan petani-petani di sepanjang jalur aksi di Kabupaten Ogan Komering Ilir juga sedang mempersiapkan penyambutan kami," lanjut Yoris.


Yoris mengatakan, jika tak ada halangan, rombongan akan tiba di Jakarta menjelang tahun depan. "Kami juga akan bergabung dengan warga dan petani Jambi lainnya yang kini sudah sebulan lamanya mendirikan tenda dan tinggal di depan kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta untuk menuntut hak-hak mereka yang dirampas oleh pemerintah untuk kepentingan pengusaha hutan dan perkebunan," jelas Yoris lagi.


















13.48 | 0 komentar | Read More

Indonesia Raih Dua Gelar Juara



India Terbuka GP Gold


Indonesia Raih Dua Gelar Juara





Senin, 24 Desember 2012 | 00:06 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Tim Indonesia akhirnya memastikan diri merebut dua gelar juara di turnamen India Terbuka GP Gold yang berakhir Minggu (23/12).

Dua gelar di rtaih di nomor tunggal pteri dan ganda campuran. Di nomor taunggal puteri, Lindaweni Fanetri keluar sebagai juara pertama turnamen yang berlangsung di Lucknnow, India tersebut.

Lindaweni memerlukan waktu satu jam 12 menit untuk mengalahkan pemain tuan rumah Sindhu PV 21-15,18-21, dan 21-18 pada babak final.

Sebelumnya, gelar pertama Indonesia diberikan ganda campuran Indonesia pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irwati ini merebut gelar juara setelah mengalahkan pasangan Thailand Nipitphon Puangpuapech/Savitree Amitrapai dengan dua set langsung 21-12 dan 24-22.

Sayangnya gelar ketiga gagal dipersembahkan oleh ganda puteri Komala Dewi/jenna Gozali menghadapi  ganda vThailand Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai, ganda Indonesia tampil gugup dan menyerah mudah 12-21 6-21.

Namun dua gelar ini telah cukup membuat Indonesia meraih gelar terbanyak. Tiga gelar lainnya dibagi rata antara tuan rumah India, Thailand dan Korea Selatan.





Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















13.41 | 0 komentar | Read More

Transportasi Massal


HONGKONG, KOMPAS.com - Hongkong SAR bolehlah disebut sebagai salah satu kota dunia dengan transportasi ke bandara terbaik. Hendak ke Bandara Chek Lap Kok bisa ditempuh lewat udara, laut, dan darat.


Melalui jalur darat pun bisa dengan airport express, kereta api cepat dengan interior mirip pesawat terbang. Bisa juga dengan bus, taksi, dan kendaraan pribadi. Ingin ke kota lain, misalnya Makau, cukup dengan naik feri, langsung dari Bandara Chek Lap Kok.


Otoritas di Hongkong SAR rupanya cerdas mengatur lalu lintas darat agar pengguna jalan dimudahkan. Transportasi ke Bandara Chek Lap Kok bisa menjadi contoh betapa efisien perjalanan di kota berpenduduk 10 juta jiwa ini. Seorang yang ingin ke bandara cukup berdiri di depan hotel. Feeder bus (bus penghubung) akan ”samperin” warga lalu menuju  Stasiun Kowloon. Perjalanan gratis ini hanya butuh waktu 10 menit.


Di Stasiun Kowloon, para calon penumpang membeli tiket airport express senilai 90 dollar Hongkong (setara Rp 139.500) lalu bisa langsung melakukan  city check-in. Hampir semua maskapai mempunyai konter di sini, termasuk Garuda Indonesia. Seusai check in selama tiga menit, calon penumpang langsung menuju  airport express yang hanya 30 meter dari lokasi city check-in. Adapun perjalanan ke Bandara Chek Lap Kok hanya 20 menit.


Dengan demikian, total perjalanan ke bandara hanya 38 menit, sudah termasuk beli tiket kereta api dan check in. Kalau menggunakan taksi, ongkosnya dua kali lipat tarif tiket kereta api dan waktu tempuh lebih dari sejam. Keamanan dan kenyamanan pun jauh lebih baik. Sebagian di antara pengemudi-pengemudi taksi di Hongkong terkesan kurang ramah. Ada yang mengemudikan taksi suka seenaknya. Mereka tak peduli pada  penumpang.


Apa yang dilakukan Hongkong SAR sebetulnya dapat dilakukan oleh Indonesia, khususnya DKI Jakarta. Kini transportasi ke Bandara Soekarno-Hatta makin runyam. Kemacetan yang menghadang perjalanan ke bandara menjadi momok bagi para calon penumpang  ataupun yang baru saja mendarat.


Perjalanan ke dan dari bandara hanya bertumpu pada transportasi darat. Tak ada kereta api cepat. Jalan yang digunakan juga hanya itu. Tidak heran kalau kemudian kemacetan demikian kerap terjadi. Seorang penumpang yang baru mendarat sudah dihadang kemacetan. Jika seorang naik mobil dari bandara menuju Jalan Gatot Subroto, misalnya, kendaraan sudah dihadang kemacetan sejak di jalan tol bandara. Keluar kawasan tol bandara, kemacetan sudah menghadang sejak di  Grogol.


Alangkah cerdasnya para penguasa negeri ini kalau mampu memecahkan masalah kemacetan ini. Tidak usah banyak program canggih, bisa membuat perjalanan ke dan dari Bandara Soekarno-Hatta jauh lebih efisien saja sudah sangat baik. Bergegaslah bangun kereta api cepat atau angkutan massal lain ke bandara dan perlebar lagi jalan tol ke bandara internasional yang sudah berusia 27 tahun  itu.













13.41 | 0 komentar | Read More

Film Nyanyian 1907 Diluncurkan di Banda Aceh


Bongkahan Terumbu karang (coral boulder) yang terbawa di Simeulue

Bongkahan Terumbu karang (coral boulder) yang terbawa di Simeulue (sumber: ibnurusydy.com)




Film ini menceritakan saksi hidup tsunami pada tahun 1907 yakni  Nenek Rukiah yang berusia 112 tahun.

Komunitas Audio Visual Aneuk Nanggroe (KAVAN) dan Yayasan Khadam Nanggroe (YKN) meluncurkan film dokumenter berjudul Nyanyian 1097 pada Selasa (25/12) pukul 20.30 WIB di Sultan II Selim ACC Banda Aceh.

“Film ini menceritakan saksi hidup tsunami pada tahun 1907 yakni  Nenek Rukiah yang berusia 112 tahun  dan tinggal di Kabupaten Simeulue,” ungkap  Faisal Ilyas panitia pelaksanan kepada Beritasatu.com, Minggu (23/12).

Faisal menjelaskan, dalam fim itu,  Rukiah menuturkan kejadian tsunami pada tahun 1907 kepada anak-anak dan  dan cucunya sebagai cerita untuk mengisi waktu senggang dan pengantar tidur  melalui budaya tutur kata  lokal nanga-nanga.

Masyarakat sekitar mengakui melalui cerita yang sering dituturkan itu mengenali tanda-tanda alam yang muncul menjelang tsunami pada tahun 2004 dengan menyelamatkan diri ke perbukitan.

“Bukti kuatnya tsunami pada tahun 1907 dengan ditemukan batu coral besar yang berasal dari kedalaman laut di daratan  kabupaten,” tambah Faisal dalam pernyataan tertulis kepada Beritasatu.com.

Faisal menyatakan budaya cerita smong  merupakan kearifan lokal warga Simeulue bermula dari tsunami pada tahun  1907. Dari cerita yang diwariskan turun-temurun itu mampu menyelamatkan warga setempat yang 95 persen tinggal di pesisir. Hasilnya, ketika tsunami pada tahun 2004  hanya 7 warga yang meninggal dunia dari jumlah pendudik lebih 78.000 di Simeulue.

“Pulau Simeulue termasuk daerah rawan gempa bumi dan tsunami. Hingga kini masih sering gempa bumi,” ungkapnya.

Peluncuran film dokumenter ini sekaligus mengenang 8 tahun gempa dan tsunami Aceh.

13.18 | 0 komentar | Read More

Dikunjungi Jokowi, Warga Kepulauan Seribu Kaget

Written By Unknown on Minggu, 23 Desember 2012 | 13.50


JAKARTA, KOMPAS.com -- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini, Minggu (23/12/2012) untuk kali pertama mengunjungi pulau di seberang wilayah Jakarta, yakni Kepulauan Seribu. Selain tidak diketahui oleh wartawan, kunjungan dadakannya ke Kepulauan Seribu bersama isterinya, Iriana Widodo pun tidak diketahui oleh Bupati Kepulauan Seribu, Achmad Ludfi.


Saat wartawan mencoba mengonfirmasi Achmad Ludfi, ia mengatakan kedatangan Jokowi dan isterinya sangat mendadak, sehingga membuat warga kaget. "Beliau datang mendadak, saya sendiri enggak tahu, Mbak," kata Ludfi saat dihubungi wartawan.


Ia mengatakan, saat di Kepulauan Seribu, Jokowi sempat mengunjungi beberapa wilayah kabupaten, menemui masyarakat, dan inspeksi dermaga. Namun, Ludfi enggan menceritakan lebih jauh terkait maksud dan tujuan Jokowi ke Kepulauan Seribu. Ia hanya mengatakan, Jokowi menginginkan supaya Ludfi dapat menggerakkan dan menjaga warganya agar selalu tercipta suasana kondusif.


"Intinya, beliau mengumpulkan masyarakat, lalu beliau menyampaikan apa saja dan menanyakan keluhan warga. Bapak berpesan supaya dapat menjaga wilayah ini lebih kondusif dan wisata menjadi lebih berkembang," kata Ludfi.


Sementara itu, terkait isu yang berkembang bahwa warga Kepulauan Seribu masih terkotak-kotakkan dan masih termarjinalkan antara pendukung Jokowi-Basuki dan pendukung Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Ludfi membantahnya. Menurutnya, seluruh warga Kepulauan Seribu saat ini sudah mendukung kinerja Jokowi-Basuki.


"Ah enggak ada. Semua mendukung Pak Gubernur. Tadi saja, saya ngos-ngosan ngejagain Pak Gubernur dan warga saya. Semuanya berebutan ingin ketemu Pak Gubernur," kata Ludfi.


Sampai pukul 12.00 WIB, kata Ludfi, Jokowi bersama isterinya sudah kembali ke Jakarta dan hanya mengunjungi sekitar dua jam, mulai dari sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut rencana, agenda selanjutnya pada Rabu (26/12/2012) mendatang, pemerintah Kepulauan Seribu mendapat undangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Namun, masih belum diketahui, apakah Jokowi yang akan kembali mengunjungi warga Kepulauan Seribu atau pemerintah Kepulauan Seribu yang menyambangi Balai Kota Jakarta.


Kunjungan Gubernur DKI ke Kepulauan Seribu terbilang unik, karena merupakan kunjungan kali pertama Jokowi ke daerah itu. Saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, pasangan Jokowi-Basuki harus mengakui keunggulan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang meraih suara mayoritas di Kepulauan Seribu.












13.50 | 0 komentar | Read More

Ini Enam Kementerian Termalas Versi Fitra


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (FITRA) mencatat, ada enam kementerian 'pemalas' pada tahun 2012. Catatan Seknas FITRA tersebut berdasarkan laporan realisasi anggaran semester I atau sejak Januari hingga Juni 2012 terhadap kinerja anggaran kementerian pada tahun ini. Apa saja enam kementerian itu?

Koordinator Riset Seknas FITRA Maulana menyebutkan, enam kementerian tersebut adalah Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Keenam kementerian ini dinilai gagal merealisasikan target penyerapan anggaran. Hingga pertengahan tahun 2012, penyerapan anggaran masih di bawah 20 persen.

"Buruknya kinerja penyerapan anggaran kementerian tahun 2012 ini menjadi salah satu penyebab terulangnya kasus realisasi anggaran seperti tahun lalu. Hal ini mengindikasikan kinerja kementerian yang malas dalam merealisasikan program kegiatan yang disusunnya," kata Maulana, dalam jumpa pers di Kantor Seknas FITRA, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (23/12/2012).

Tidak terealisasinya penyerapan anggaran, menurut Maulana, memaksa Presiden untuk turun tangan dan membentuk Tim Evaluasi Percepatan dan Pengawasan Anggaran di bawah tiga lembaga yakni UKP4, Kementerian Keuangan, dan BPKP. Namun, hal tersebut, menurutnya, tetap tidak mampu mendorong kementerian menyerap anggaran dengan baik. Sebaliknya, kata Maulana, patut dipertanyakan bagaimana bisa kementerian menghabiskan sisa anggaran yang mencapai ratusan triliun rupiah hanya waktu satu bulan, selama Desember ini.

"Meski instruksi (presiden) itu baik untuk menyerap anggaran, tetapi dengan dibentuk tim itu anggaran tetap tidak terserap dengan baik. Masih ada anggaran Rp 290 triliun yang belum direalisasikan," ujar Maulana.

Dengan sisa anggaran sebesar itu, apabila dihitung dengan sisa jumlah hari kerja yang efektif sejak tanggal 1 Desember hingga 15 Desember 2012, setiap harinya pemerintah perlu membelanjakan sebesar Rp 29 trilun rupiah.

"Sulit dibayangkan bagaimana menghabiskan anggaran sebesar itu dalam sehari agar dapat mencapai target realisasi anggaran," ungkap Maulana.

Ia menambahkan, data ini dikelola berdasarkan data Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Laporan itu menyebutkan, belanja pemerintah pusat hingga 30 November 2012 baru mencapai Rp 778,9 triliun atau 72,8 persen dari anggaran pemerintah pusat pada APBN Perubahan sebesar Rp 1.069,5 triliun.

"Data yang kita gunakan bukan sembarang, ini kita kelola dari rilis di Kementerian Keuangan, yang kemudian kita kelola agar masyarakat mampu mengerti," katanya.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









13.48 | 0 komentar | Read More

Lewat Renang Lanjut ke Amerika


JAKARTA, Kompas.com - Prestasi yang baik dan landasan pendidikan yang kuat membawa perenang nasional Patricia Yosita Hapsari mendapat beasiswa pendidikan ke Amerika Serikat.

Cerita tentang mantan atlet Indonesia yang hidup terlunta di masa pensiun sebagai atlet atau masa tuanya bukan hal yang baru. Sebagian besar telah jadi eksploitasi menarik buat media. Penyebabnya pun sudah jelas, pendidikan yang terbengkalai, baik karena beratnya sistem latihan, atau pun karena sebab lain.

Hal seperti inilah yang tidak ingin dihadapi oleh atlet renang nasional, Patricia Yosita Hapsari. Perenang cantik kelahiran  Jakarta 30 Juli 19931 ini akan melanjutkan pendidikannya di  California Baptist University (CBU) di Riverside, Amerika.

"Saya akan berangkat 24 Desember ini. Sementara kegiatan perkuliahan akan dimulai pada 7 Januari mendatang," kata Yosita, Sabtu (22/12) lalu. Padahal Yosita baru saja kembali ke Jakarta setelah memperkuat Indonesia di ASEAN UNiversity Games di Vientiane, Laos. Di ajang ini ia menyumbangkan  4 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Di Amerika Serikat,  Yosita akan mengambil jurusan Kinesiology yang mempelajari sports science dan anatomi tubuh mansuia. "Saya melihat di  Singapura, ada ahli yang membantu atlet renang mereka dengan mengetahui kondisi otot dan memaksimalkan kerjanya secara ilimiah. Ternyata mereka mempelajari khusus bidang ini," kata Yosita lagi.

Jika lancar, ia berharap akan menyelesaikan pendidikannya dalam 4 tahun. "Kalau memang harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mengapa tidak?" kata lulusan SMA Don Bosco, Padang ini.

Keinginan Yosita untuk melanjutkan pendidikan usai SMA  difasilitasi pelatih Yosita selama di Jakarta, Felix dan Albert Sutanto. Adalah Felix yang menginformasikan adanya beasiswa yang diberikan California Baptist University (CBU)  untuk atlet renang berprestasi. Kebetulan, mantan pelatih nasional Lisa Siregar menjadi asisten pelatih kepala di CBU.

Karena memperoleh beasiswa dari CBU, Yosita dibebaskan dari  tuition fee sebesar 28 ribu dolar AS. "Ini termasuk akomodasi dan makan. Namun di luar  biaya untuk beli buku atau bacaan kuliah lainnya,"kata Yosita .

Untuk kebutuhan tersebut atau kebutuhan harian lainnya, ia mendapat bantuan beasiswa unggulan" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar 12 ribu dolar AS per tahun. ""Beasiswa unggulan dari Kemendikbud ini  diberikan kepada siswa berprestasi dari segala bidang, bukan hanya olah raga," kata Yosita lagi.

Fasilitas beasiswa unggulan"" ini masih sedikit diamanfaatkan oleh atlet-atlet nasional mau pun daerah yang berprestasi. "Biasanya yang mendapat fasilitas ini tidak memberi tahu yang lainnya," ungklp Yosita. Untung saja ia mendapat informasi ini dari Sekretaris Umum Pengprov DKI, NUrsyamsu yang puterinya -mantan atlet Zasa Pinkan- juga mendapatkan fasilitas ini. "Ternyata prosesnya sangat mudah dan cepat."

Namun di Amerika, tuntutan buat puteri pasangan Yusuf Sudaryanto dan Damiana Danita ini bukan sekadar prestasi akademik. Ia juga dituntut  meningkatkan kemampuannya sebagai atlet renang nasional. Untungnya,  di sana ia juga akan ditangani oleh mantan pelatih renang Nasional, Lisa Siregar. "Pelatih kepalanya Rick Rowland, sementara Tante Lisa sebagai asisten pelatih kepala," katanya.

Di Amerika, dengan catatan waktunya sebagai atlet nasional Indonesia, Yosita masuk dalam kompetisi Divisi II National Collegiate Athletic Association (NCAA). "Sebagai perbandingan, perenang nasional AS, Missy Franklin masuk di divisi I," kata Yosita. Ia akan bersaing dengan perenang-perenang wakil-wakil perguruan tinggi AS.

Menurut Yosita, Januari-Februari merupakan jadwal padat buat kompetisi renang NCAA. "Di Januari ada dua  jadwal lomba. Sementara Februari ada tiga."

Untung saja dia sudah terbiasa menjalani jadwal latihan yang padat dan berat selama di Indonesia. "Di sana saya berlatih lima hari dalam sepekan. Pagi dua jam dan sore dua jam. Belum ditambah latihan fisik di gym."

Meski tinggal di Amerika, Yosita berharap tetap dapat membela Indonesia di ajang-ajang internasional. Ia bahkan berharap akan mampu tampil di Olmp[iade Rio De Janeiro 2016 mendatang. "Berat memang, tetapi ini tetap masuk target hidup saya."

Nama Yosita memang masuk dalam tim pelatnas Indonesia ke SEA Games Myanmar 2013 mendatang. Hanya ia masih bingung soal pengaturan waktunya. "SEA Games kali ini berlangsung Desember, bersamaan dengan exam atau ujian.  Saya serahkan kepada tante Lisa (siregar) Saja soal ini.  Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."




Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









13.41 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertumbuhan Industri TPT MenurunAirAsia Datangkan Airbus A320 "Sharklet"Pembangunan Kilang Butuh InsentifHatta Terjebak Macet, Rapat MRT dengan Jokowi BatalKemenkeu "Belajar" dari Kasus HambalangIHSG Akhir Pekan MelempemDahlan Bakal Pamer "Ferrari" di SenayanBos PLN Akui Ada Praktik Tidak SehatSingkong Crispy Aceng Beromzet Rp 3 Juta Per hariGenjot Penerimaan, Kemenkeu Buka 15.000 PNS BaruPenerimaan Bea Cukai Lampaui TargetPengusaha Jalanan Tak Kena Pajak UKM 2 PersenLion Air dan Tokobagus Paling Dicari di GoogleKemenkeu Setuju Usulan Penghapusan Premium di JakartaKota Perlu Sistem Angkutan Cerdas


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 23 Dec 2012 13:20:07 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun Sat , 22 Dec 2012 13:06:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/1300266-img00352201212221041.jpg-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet Sat , 22 Dec 2012 00:24:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/0021477-20121221mknairasia-datangkan-airbus-a320-sharklet-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan AirAsia mendatangkan pesawat Airbus A320 pertamanya, dengan perangkat sayap bernama Sharklet, dari pabrik Airbus di Perancis, <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif Fri , 21 Dec 2012 22:05:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1848213t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pembangunan kilang diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal Fri , 21 Dec 2012 17:41:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/27/2212302-rapat-ketahanan-pangan-jelang-puasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hatta Rajasa terjebak macet di kawasan Blok M Jakarta. Rapat membahas proyek MRT dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun dibatalkan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. Fri , 21 Dec 2012 16:40:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1210527-set-pusat-olahraga-terpadu-hambalang--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku bisa belajar banyak dari kasus proyek Hambalang <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem Fri , 21 Dec 2012 16:30:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/11/1647383-kum---ihsg-menguat--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di sepanjang sesi II, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG tertekan di zona merah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan Fri , 21 Dec 2012 15:36:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/07/1415011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mobil listrik model Ferrari milik Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah tiba di Jakarta kemarin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat Fri , 21 Dec 2012 15:25:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/08/1753357t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Persero PLN Nur Pamudji mengakui bahwa di perusahaan yang dipimpinnya ada praktik tidak sehat. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari Fri , 21 Dec 2012 14:58:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1459245-keripik-singkong-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aceng yang ini adalah profil pekerja keras yang berjuang dari bawah dan akhirnya sukses dalam wirausaha di bisnis ubi kayu atau singkong. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. Fri , 21 Dec 2012 14:07:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/09/03/1922262t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan akan membuka lowongan pegawai negeri sipill PNS baru di tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target Fri , 21 Dec 2012 13:53:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1352045-minuman-keras-ilegal-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC mencatat penerimaan bea cukai telah jauh melampaui target. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen Fri , 21 Dec 2012 13:10:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/16/0549233-tas-di-smesco-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pajak UKM sebesar 2 persen dari omzet hanya akan dikenakan pada pengusaha tetap. Jadi, pengusaha jalanan tidak akan kena aturan itu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google Fri , 21 Dec 2012 11:52:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan Lion Air dan Tokobagus.com adalah dua merek paling dicari melalui mesin peramban Google sepanjang tahun 2012. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta Fri , 21 Dec 2012 11:44:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/03/1159128-pri---penambahan-kuota-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku setuju apabila ada usulan untuk menghapus bahan bakar minyak BBM jenis premium di DKI Jakarta. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas Fri , 21 Dec 2012 11:36:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/04/2008329t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kota yang humanis dan layak huni adalah kota yang memberikan layanan transportasi modern, andal, nyaman, aman, dan terjangkau. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertumbuhan Industri TPT MenurunAirAsia Datangkan Airbus A320 "Sharklet"Pembangunan Kilang Butuh InsentifHatta Terjebak Macet, Rapat MRT dengan Jokowi BatalKemenkeu "Belajar" dari Kasus HambalangIHSG Akhir Pekan MelempemDahlan Bakal Pamer "Ferrari" di SenayanBos PLN Akui Ada Praktik Tidak SehatSingkong Crispy Aceng Beromzet Rp 3 Juta Per hariGenjot Penerimaan, Kemenkeu Buka 15.000 PNS BaruPenerimaan Bea Cukai Lampaui TargetPengusaha Jalanan Tak Kena Pajak UKM 2 PersenLion Air dan Tokobagus Paling Dicari di GoogleKemenkeu Setuju Usulan Penghapusan Premium di JakartaKota Perlu Sistem Angkutan Cerdas


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 23 Dec 2012 13:20:07 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun Sat , 22 Dec 2012 13:06:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/1300266-img00352201212221041.jpg-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet Sat , 22 Dec 2012 00:24:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/0021477-20121221mknairasia-datangkan-airbus-a320-sharklet-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan AirAsia mendatangkan pesawat Airbus A320 pertamanya, dengan perangkat sayap bernama Sharklet, dari pabrik Airbus di Perancis, <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif Fri , 21 Dec 2012 22:05:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1848213t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pembangunan kilang diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal Fri , 21 Dec 2012 17:41:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/27/2212302-rapat-ketahanan-pangan-jelang-puasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hatta Rajasa terjebak macet di kawasan Blok M Jakarta. Rapat membahas proyek MRT dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun dibatalkan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. Fri , 21 Dec 2012 16:40:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1210527-set-pusat-olahraga-terpadu-hambalang--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku bisa belajar banyak dari kasus proyek Hambalang <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem Fri , 21 Dec 2012 16:30:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/11/1647383-kum---ihsg-menguat--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di sepanjang sesi II, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG tertekan di zona merah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan Fri , 21 Dec 2012 15:36:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/07/1415011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mobil listrik model Ferrari milik Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah tiba di Jakarta kemarin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat Fri , 21 Dec 2012 15:25:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/08/1753357t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Persero PLN Nur Pamudji mengakui bahwa di perusahaan yang dipimpinnya ada praktik tidak sehat. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari Fri , 21 Dec 2012 14:58:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1459245-keripik-singkong-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aceng yang ini adalah profil pekerja keras yang berjuang dari bawah dan akhirnya sukses dalam wirausaha di bisnis ubi kayu atau singkong. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. Fri , 21 Dec 2012 14:07:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/09/03/1922262t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan akan membuka lowongan pegawai negeri sipill PNS baru di tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target Fri , 21 Dec 2012 13:53:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1352045-minuman-keras-ilegal-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC mencatat penerimaan bea cukai telah jauh melampaui target. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen Fri , 21 Dec 2012 13:10:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/16/0549233-tas-di-smesco-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pajak UKM sebesar 2 persen dari omzet hanya akan dikenakan pada pengusaha tetap. Jadi, pengusaha jalanan tidak akan kena aturan itu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google Fri , 21 Dec 2012 11:52:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan Lion Air dan Tokobagus.com adalah dua merek paling dicari melalui mesin peramban Google sepanjang tahun 2012. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta Fri , 21 Dec 2012 11:44:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/03/1159128-pri---penambahan-kuota-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku setuju apabila ada usulan untuk menghapus bahan bakar minyak BBM jenis premium di DKI Jakarta. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas Fri , 21 Dec 2012 11:36:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/04/2008329t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kota yang humanis dan layak huni adalah kota yang memberikan layanan transportasi modern, andal, nyaman, aman, dan terjangkau. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas


13.41 | 0 komentar | Read More

Ziarah ke Yogya, Slank Tanam Pohon di Merapi


Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan

Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan (sumber: Yanuar Rahman)




Selain tanam pohon, Slank juga ziarah ke makam Kiai Mufid, di pesantren Pandanaran.



Personel grup band ibukota Slank menanam sejumlah pohon di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Aksi peduli lingkungan ini dalam rangka perjalanan X-Traligi Slank dan Ki Ageng Ganjur yang ke 41," kata produser Slank, Arifah Fauzi, di Yogyakarta, Sabtu (22/12).



Menurut Arifah, selain menanam pohon, Slank juga menyempatkan diri berdoa bagi para korban bencana letusan Gunung Merapi 2010. "Perjalanan religi Slank di kota Yogyakarta ini dimulai dengan ziarah ke makam Kiai Mufid Masud di komplek Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Ziarah ke makam Kiai Mufid ini untuk jasa-jasa beliau agar bisa ditiru," katanya. 



Arifah mengatakan, perjalanan X-Traligi Slank bersama dengan Ki Ganjur sebelumnya juga dilakukan di 40 kota-kota besar yang ada di Sumatra dan Jawa. "Kali ini giliran Slank hadir di Kota Yogyakarta. Saat ini Slank datang dengan personel lengkap yakni Bim-bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Andee (gitar)," katanya. 



Ngatawi Al-Zastrow atau Kiai Ganjur mengatakan, perjalanan yang dilakukan Slank ke pesantren-pesatren merupakan metamorfosis religius. "Setiap orang mengalami perjalanan religius dan apa yang dialami Slank pada waktu-waktu sebelumnya, pada saat terkena narkoba, juga merupakan perjalanan religiusnya," katanya. 


13.18 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger