Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Unknown on Kamis, 04 Juli 2013 | 13.41


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


13.41 | 0 komentar | Read More

Usai Jadi "First Lady", Carla Bruni Kembali ke Dunia Musik


Prancis - Tahta, kekuasaan, dan kekayaan tidak membuai hidup Carla Bruni. Wanita yang pernah menjadi first lady negara Prancis ini justru semakin menemukan arti dan kesenangan hidup ketika ia tidak lagi menjadi ibu negara. Satu cara Carla menikmati hidup adalah dengan kembali serius menapaki kariernya di dunia musik, yang dulu sempat membesarkan namanya.


Sebelum menjadi istri dari Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, Carla sudah dikenal sebagai model, bintang iklan, sekaligus penyanyi. Bukti dari eksistensi Carla di dunia musik pun tertuang dalam tiga album solonya. Album itu berjudul "Quelqu'un m'a dit" (2003), "No Promises" (2007), dan "Comme si den rien n'etait" (2008).


Setelah meluncurkan album ketiganya, aktivitas Carla sebagai seniman musik pun terhenti. Maklum saja, ketika ia memutuskan untuk menikah dengan orang paling penting di Prancis, otomatis semua aktivitas pribadinya harus dikontrol pihak kenegaraan. Tetapi untungnya, semua itu tidak berlangsung lama. Sebab, pada tahun 2012 silam pelan-pelan Carla kembali ke dunia seni dengan menjadi model dan penyanyi.


"Saya sangat bahagia bisa kembali fokus di dunia musik. Sudah sangat lama saya mendambakan ini semua. Ungkapan kebahagiaan ini saya tuangkan dalam sebuah album baru. Album keempat yang berjudul 'Little French Songs'," ungkap Carla seperti dilansir Reuters, Senin (1/7).


"Little French Song", menjadi album keempat yang proses pembuatannya sangat diperhatikan Carla. Dalam album terbarunya ini, Carla juga memunculkan sesuatu yang berbeda. Warna musik dalam album terbarunya lebih mengarah pada unsur pop dan folk. Uniknya lagi, album yang berisi 11 lagu ini seolah-olah menjadi "buku harian" Carla. Di album ini ia mengungkapkan rasa cinta pada suaminya, pengalaman cinta di masa lalu, dan makna romantisme bagi seorang wanita matang seusia Carla.


Pada album terbarunya ini, Carla berani mengungkapkan perasaan tentang suaminya. Lewat lagu "Mon Raymond", ia bertutur tentang keromantisan sang suami, sifat suami yang kompleks tapi taktis, dan juga betapa menawannya Raymond di mata Carla. Khusus pada lagu "Mon Raymond" ini, begitu jelas terlihat api-api asmara yang membara di hati model Bulgari ini.


"Suamiku tidak marah ketika aku memberi tahu ada lagu tentang dirinya. Justru menurutku dia menyukainya. Tentu saja, lagu ini bisa menjadi inspirasi bagi seorang pria dalam memperlakukan istri mereka. Sebab aku percaya pada dasarnya pria pun memiliki sisi lembut," tutur Carla.


Bukan hanya mencurahkan perasaan cinta untuk suaminya, dalam album terbarunya Carla juga sedikit mengumbar cerita di masa lalu. Cerita tentang ia pernah merasakan cinta dengan pacar-pacarnya. Satu dari mantan kekasih yang diceritakan oleh Carla adalah vokalis The Rolling Stone Mick Jagger.


Namun, karena dua lagu tentang perasaan cinta pada seseorang yang sangat berarti dalam hidup Carla ini, timbullah sebuah kontroversi. Beberapa orang yang mengerti musik dan mengenal kehidupan Carla protes dengan dua lagu tersebut. Alasan mereka, Carla tidak pantas menceritakan hubungan asmaranya yang menjadi konsumsi publik. Tetapi apa jawaban Carla untuk semua kritikan tersebut? "Aku bahagia sekarang. Saking bahagianya aku pun meluncurkan album terbaru. Jadi sekarang aku menikmati ini semua," lontarnya.


Terkait dengan album baru, tidak lama lagi Carla pun ingin menggelar tur ke beberala negara di dunia. Ia ingin tur ke Amerika Serikat dan Eropa. Ia berharap, di dua negara yang belum pernah ia kunjungi untuk tur tersebut, bisa menerima kehadirannya dengan tangan terbuka.


Carla sudah mengawali karier musiknya sejak tahun 1997. Album pertamanya, "Quelqu'un m'a dit" (Someone Told Me) dikeluarkan pada tahun 2002 dan terjual sebanyak dua juta kopi. Setelah itu, Carla yang menikah dengan Nicolas Sarkozy ketika masih menjadi Presiden Prancis, melahirkan anak kedua. Ia baru kembali ke kehidupan pribadi setelah Sarkozy kalah dalam pemilihan presiden tahun lalu oleh Francois Hollande.


"Kehidupan yang dulu aku jalani itu penuh dengan hal-hal menarik, orang-orang menarik, dan sangat beda dibandingkan kehidupan normal. Tetapi walau barada dalam lingkaran politik, aku tidak kehilangan kehidupan itu sama sekali," ungkap Carla.


Berbeda dengan Carla yang tengah eforia dengan albumnya, sang suami Sarkozy saat ini justru sedang berada dalam lingkaran investigasi. Sarkozy diinvestigasi menyangkut pendanaan partai.


13.18 | 0 komentar | Read More

Jokowi Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa Aceh

Written By Unknown on Rabu, 03 Juli 2013 | 13.50






JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo mengucapkan turut berdukacita kepada warga Aceh atas gempa yang melanda kota mereka pada Selasa (2/7/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun akan turut memberikan bantuan bagi para korban bencana.

"Pagi tadi saya sudah koordinasi, mungkin siang ini keputusannya," ujar Jokowi seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kongres PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2013).

Jokowi belum bisa memastikan apa bentuk dari bantuan yang akan dikirimkan bagi korban gempa di Aceh. Jokowi mengaku telah menginstruksikan instansi terkait untuk memberikan yang terbaik bagi korban gempa di Bumi Serambi Mekkah itu.

"Saya tidak (pergi ke Aceh). Nanti siang saja kita baru memutuskan (bentuk bantuan)," tuturnya.

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu mengatakan bencana apa pun yang ada di Tanah Air harus menjadi tanggungan seluruh rakyatnya. Karena itu, sebisa mungkin semua elemen membantunya demi meringankan beban para korban gempa.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Selasa (2/7/2013) sore. Dilaporkan, 220 warga mengalami luka-luka dan 22 orang meninggal dunia, sementara ratusan rumah mengalami kerusakan.




Editor : Ana Shofiana Syatiri









Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Gempa Aceh











13.50 | 0 komentar | Read More

Fahri: KPK Main-main Tangani Century






JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi tidak serius menangani skandal Bank Century. Hal ini menyusul ketidakhadiran KPK sebanyak tiga kali setelah dipanggil Timwas Century.

"KPK ini tidak ada itikad baik. Pekan lalu, tidak hadir karena soal remeh seminar, hari ini jadi narasumber. Padahal ini permasalahan riil. KPK ini main-main," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Rabu (3/7/2013).

Fahri menyimpulkan bahwa elemen-elemen yang terlibat dalam kasus Century justru bekerja di dalam KPK itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk mengaburkan makna dari kasus Century. Fahri membandingkan dengan pimpinan KPK jilid II dan III yang justru lebih fokus menangani perkara Century.

"KPK ada jaringan yang bekerja agar kasus Century tidak naik ke inti persoalan," kata Fahri.

Seperti diberitakan, KPK menemukan bukti adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan kewenangan dalam pencairan dana bail out Century senilai Rp 6,7 triliun. Dua orang mantan pejabat BI pun sudah ditetapkan sebagai tersangka pada akhir 2012 lalu. Mereka adalah Budi Mulya selaku mantan Deputi bidang IV Pengelolaan Moneter Devisa BI) dan Siti Fadjriyah selaku Deputi IV bidang Pengawasan. Keduanya dianggap melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Para anggota Timwas berpendapat, sebagai Gubernur BI, Boediono juga harus ikut bertanggungjawab. Pendapat itu juga masuk dalam keputusan Pansus Bank Century. Namun, hingga kini KPK belum juga menetapkan tersangka baru.




Editor : Caroline Damanik




















13.48 | 0 komentar | Read More

De Angelis Gantikan Spies di Laguna Seca





ITALIA, KOMPAS.com - Alex de Angelis akan kembali membalap di kelas MotoGP, pada balapan Laguna Seca, 21 Juli mendatang. Pebalap San Marino ini akan menggantikan posisi Ben Spies, yang dijadwalkan kembali membalap di Indianapolis, pertengahan Agustus.

Spies terakhir membalap pada seri kedua di Austin, Texas. Setelah itu dia harus absen karena cedera pada bahu dan dada. Sepanjang lima seri berikutnya, dia digantikan oleh Michele Pirro, termasuk di Sirkuit Assen, akhir pekan kemarin.

De Angelis saat ini membalap untuk tim Moto2, NGM Mobile Forward Racing. Dia terakhir membalap di kelas primer pada GP Ceko 2010.

Berikut pernyataan resmi dari tim Pramac.
Pria dari San Marino (de Angelis) akan ambil bagian pada seri kedua balapan di AS tahun ini, menyusul fakta bahwa Moto2 tidak akan diselenggarakan pada balapan akhir pekan tersebut.

Michele Pirro, pebalap uji coba Ducati, akan menggantikan The Texan (Spies) sampai Sachsenring (Jerman), tapi tidak bisa ambil bagian di Amerika karena ikut sesi uji coba di Misano dari 23-25 Juli. Ben Spies diharapkan bisa kembali membalap di GP Indianapolis, pada 18 Agustus.

De Angelis akan mencoba Desmosedici GP13 pada uji coba di Misano, pekan ini.




Editor : Pipit Puspita Rini















13.42 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


13.41 | 0 komentar | Read More

Inilah Daftar Pemenang AMI Awards 2013


Jakarta - Ajang penghargaan insan musik terbesar di tanah air, Anugerah Musik Indonesia (AMI) yang telah memasuki tahun ke-16, telah sukses digelar.


Dari 49 kategori yang diperebutkan oleh para nominator telah terpilih mana yang terbaik dari masing-masing kategori.


Di genre musik pop, nama-nama seperti group band NOAH, Bunga Citra Lestari (BCL), Cakra Khan sukses menyabet beberapa kategori.


NOAH berhasil membawa enam piala dari beberapa kategori, sementara BCL tiga kategori. Sedangkan untuk pendatang baru, Cakra Khan juga berhasil membawa pulang tiga piala dari tiga kategori, sementara Coboy Junior berhasil menyabet dua piala.


Pergelaran yang disiarkan oleh Stasiun Televisi RCTI pukul 21.00 - pukul 01.00 WIB dini hari juga dimeriahkan oleh beberapa musisi papan atas tanah air seperti Grup Band Ungu, Ayu Ting-ting, Truth hingga penyanyi senior sekaliber Dian Pisesha.


Berikut daftar pemenang AMI AWARDS 2013 dari 29 Kategori yang dimenangkan para musisi terbaik di tanah air:


1. Pendatang Baru Terbaik: Cakra Khan
2. Duo/Grup Pop Terbaik: NOAH
3. Duo / Group Pop Urban Terbaik: Ariel, Uki, Lukman, Reza, David
4. Penata Musik Pop Terbaik: Separuh Aku (NOAH)
5. Album Pop Terbaik: Seperti Seharusnya (NOAH)
6. Karya Produksi Terbaik Terbaik: NOAH
7. Album Terbaik-Terbaik (bidang umum): NOAH
8. Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Bunga Citra Lestari
9. Soundtrack Film Terbaik: Cinta Sejati (Bunga Citra Lestari)
10. Artis Solo Pop Terbaik: Cakra Khan
11. Lagu Pop Terbaik: Harus Terpisah (Cakra Khan)
12. Duo/Grup Rock Terbaik: Kotak
13. Artis solo pria/wanita Rock Terbaik: Nicky Astria
14. Duo, Grup Anak-Anak Terbaik: Coboy Junior
15. Karya Produksi Group Vokal Terbaik: Coboy Junior
16. Grup Vokal Terbaik: Cherrybelle
17. Artis Solo Wanita Dangdut Kontemporer: Ayu Ting-Ting
18. Karya Produksi dance/dance Electro Terbaik Hot (Bunga Citra Lestari feat
Intan Ayu)
19. Rap/Hip Hop Terbaik: Bondan Fade 2 Black
20. R&B Soul Terbaik: Muda (Agnes Monica)
21. Solo Pop Urban Terbaik: Glenn Fredly
22. Duo/group Dangdut Kontemporer Terbaik: Ridho Rhoma dan Sonet 2 Band
23. Peramu Rekam Terbaik: Stephen Santoso (Firasatku - Piyu feat. Inna
Kamarie)
24. Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: Once, Gugun Blues Shelter
25. Lintas Bidang/Alternatif: Pure Saturday
26. Lagu Anak-Anak Terbaik: BFF Best Friend Forever (Super 7)
27. Solo Pria/Wanita Keroncong Terbaik: Indra Utami
28. Jazz/jazzy Instrumental Terbaik: Indro Hardjodikoro
29. kategori Penata Musik Dangdut, Kontemporer, Melayu Terbaik: Ridho Rhoma
dan Sonet 2 Band.


Sementara, untuk penghargaan Life Time Achievement diraih oleh Waldjinah.


13.19 | 0 komentar | Read More

Ke KPK, Saan Akan Dikonfirmasi soal Harrier untuk Anas

Written By Unknown on Selasa, 02 Juli 2013 | 13.48





JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Saan Mustopa yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (2/7/2013). Saan akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek Hambalang yang menjerat mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.


“Untuk Pak Anas saja,” kata Saan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa siang.

Saan tiba sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih. Selebihnya Saan mengaku akan dikonfirmasi penyidik KPK mengenai dugaan penerimaan Toyota Harrier oleh Anas. Saat ditanya mengenai dugaan aliran dana Hambalang ke Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010, Saan tidak banyak berkomentar.

“Nanti saja kita lihat ditanya apa,” ujarnya.


Pemeriksaan Saan sebelumnya sempat batal setelah dia tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada Selasa (25/6/2013) pekan lalu. Menurut Saan, pekan lalu dia harus mengikuti rapat paripurna di DPR sehingga tidak dapat memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.


Dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait proyek Hambalang, KPK menetapkan Anas sebagai tersangka. Anas diduga menerima pemberian, salah satunya berupa mobil Harrier saat dia menjabat anggota DPR. Pemberian hadiah ini, menurut KPK, diduga berkaitan dengan proyek Hambalang. Sejauh ini, KPK telah memeriksa orang dekat Anas sebagai saksi, di antaranya politikus Partai Demokrat, Umar Arsal.


Nama Saan disebut Nazaruddin


Nama Saan pernah disebut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, terlibat dalam kasus Hambalang. Menurut Nazaruddin, Saan ikut menerima uang proyek Hambalang yang digelontorkan PT Adhi Karya. Saan, kata Nazaruddin, menerima uang dari PT Adhi Karya untuk mengamankan media.


“Setelah Hambalang kontrak, ada pencairan. Nah inilah yang dibagi-bagi ke temen-temen Komisi X, ke Saan untuk amankan media, nanti ada yang antar namanya Eva, terus uang transfer ke rekening perusahaannya Munadi, dan ada ke teman-teman Komisi X lain, termasuk yang lagi diperiksa KPK,” kata Nazaruddin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, awal Januari lalu.





Editor : Caroline Damanik




















13.48 | 0 komentar | Read More

Ganda Putri Ingin Sumbang Angka






JAKARTA, Kompas.com — Sektor ganda putri bertekad untuk bisa menyumbangkan angka di kejuaraan beregu Asia Junior Championships 2013. Meskipun tak dijagokan, tetapi tim ganda putri di bawah pimpinan pelatih Rudy Gunawan ini tetap optimistis mereka akan mampu memberikan hasil baik di kejuaraan yang akan berlangsung pada 7-14 Juli 2013 mendatang di Kota Kinabalu, Malaysia.
 
“Kami berharap bisa menyumbangkan angka, tahun lalu tim Indonesia terhenti di perempat final. Setidaknya tahun ini minimal bisa menyamai pencapaian tahun lalu, kalau bisa sih lebih baik, misalnya ke semifinal atau lebih” ujar Rudy yang dijumpai seusai melatih tim inti Asia Junior Championships 2013 di Pelatnas Cipayung.
 
Sementara itu, di nomor perseorangan, nomor ganda putri juga menargetkan minimal semifinal. Pasangan dadakan Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Mapasa beserta tiga pasangan ganda putri lainnya akan menjadi harapan di sektor ini.
 
“Pada nomor perseorangan, target kami minimal semifinal. Walaupun persaingan cukup ketat, tapi kami tetap punya kans,” tambah pelatih asal klub PB Djarum ini sperti dikutip badmintonindonesia.
 
Pemain-pemain putri asal China, Korea, dan Jepang diperkirakan Rudy akan menjadi lawan-lawan terberat ganda putri Indonesia, baik di nomor beregu maupun perorangan. Tahun lalu, dua ganda putri andalan, Anggia Shitta Awanda/Shela Devi Aulia dan Melati Daeva Octavianti/Rosyita Eka Putri Sari, tersingkir di babak perempat final.
 
Anggia/Shela menyerah di tangan He Jianxin/Chen Qingchen asal China dengan skor 20-22, 12-21. Sementara Melati/Rosyita dikalahkan unggulan pertama dari Korea, Lee So Hee/Shin Seung Chan, dengan skor 6-21, 10-21.
 
Tahun ini, skuad ganda putri junior Indonesia di Asia Junior Championships 2013 akan diisi oleh pasangan Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Daniella Florensia Mapasa, Uswatun Khasanah/Masita Mahmudin, serta Febriani Endar Kusumawati/Della Augustia Surya.



Editor : Tjahjo Sasongko















13.42 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


13.41 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger