Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Nadal Makin Dekat dengan No 1

Written By Unknown on Selasa, 01 Oktober 2013 | 13.41





BEIJING, KOMPAS.com - Rafael Nadal punya peluang besar untuk menggeser Novak Djokovic dari posisi puncak ranking dunia di penghujung akhir tahun nanti. Bahkan, bukan mustahil perubahan tersebut akan terjadi minggu depan.

"Saya tidak tahu apa yang saya butuhkan untuk menjadi nomor satu, tapi satu-satunya cara yang bisa saya lakukan adalah selalu bermain yang terbaik," ucap Nadal yang kini hanya tertinggal 260 poin dari Djokovic.

Djokovic dan Nadal sama-sama turun di China Open yang berlangsung pekan ini. Djokovic turun sebagai juara bertahan, artinya dia harus bisa mempertahankan gelar jika tak ingin mendapat pengurangan nilai. Kalau pun juara, petenis Serbia ini tak akan mendapat tambahan poin.

Sementara bagi Nadal yang tahun lalu absen dari turnamen ini, dengan lolos ke final, sudah pasti dia akan menggesar Djokovic dari posisi teratas ranking dunia.

Andai kata Nadal gagal di China, peluangnya tetap besar untuk menjadi nomor satu di akhir musim. Hingga akhir tahun, masih ada dua turnamen Masters 1000 (Shanghai dan Paris) dan ATP World Tour Final. Persaingan jadi makin berat bagi Djokovic, karena dia adalah juara bertahan di Shanghai Masters yang akan berlangsung pekan depan, dan ATP World Tour bulan depan.

"Akan sangat sulit menjadi nomor satu. Tetapi, jika saya tetap bermain seperti beberapa bulan terakhir, saya berharap untuk meraih kesempatan itu di sini, atau dalam beberapa minggu ke depan," tutur Nadal.

"Tahun ini, meskipun saya telat mulainya (Februari), saya mendapat musim yang luar biasa. Saya menjalani salah satu musim terbaik dalam karier saya. Itulah mengapa saya berada dalam posisi yang bagus di ranking dan mendapat sukses di turnamen penting," tambah petenis yang musim ini meraih dua gelar Grand Slam, French Open dan US Open.

Djokovic berhasil menutup musim sebagai nomor satu pada 2011 dan 2012. "Selama masih ada kesempatan, saya akan berjuang untuk menjadi nomor satu," aku Djokovic.

"Tetapi, sekali lagi tak perlu diragukan, Nadal mendapat hasil terbaik. Tahun ini, dia adalah pemain terbaik di dunia. Saya menjalani masa naik turun, musim ini. Tetapi, tetap saja ini musim yang menyenangkan untuk saya. Ini belum berakhir," tutup Djokovic.




Editor : Pipit Puspita Rini















13.41 | 0 komentar | Read More

STLA Band Pilih Utamakan Berkarya Bukan Cari Sensasi


Jakarta - Sensasi terkadang menjadi cara yang dipilih segelintir pihak dalam mendongkrak popularitas. Tujuannya, menjadi bahan peliputan media dan ujungnya jadi topik pembicaraan di masyarakat.


Meski ada yang melakukan cara demikian, masih banyak juga yang mengandalkan karya untuk dikenal masyarakat.


STLA Band misalnya. Mereka ingin dikenal masyarakat dengan musikalitas yang tinggi meski memiliki celah untuk memanfaatkan kasus hukum dalam meraih popularitas.


"Kami tidak seperti itu. Kami mau dikenal lewat karya," ujar Abe selaku drummer STLA Band saat peluncuran single mereka bertajuk Kepikiran di Piza Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.


Band yang beranggotakan Andri (Vokal), Abe (Drum), Dimas (Bass), Reza (Gitar) dan Ryan (Gitar) mengisahkan hal tersebut. Setengah tahun lalu, ketika masih menggunakan nama Rumahhati, mereka menciptakan lagu bernuansa pop alternatif elektro. Namun tiba-tiba, ada band lain yang juga meluncurkan lagu serupa. Musiknya sama, liriknya serupa hingga durasinya tidak jauh berbeda.


"Lagu Kepikiran itu yang bikin saya dan Ryan. Tadinya, band ini namanya Rumahhati. Setelah beberapa kali ganti personel, kami akhirnya berjalan dengan nama STLA," kata Abe.


Abe pun heran mengapa single yang baru mereka luncurkan itu bisa dimainkan band lain. Padahal, hak paten atas lagu tersebut sudah didaftarkan hak ciptanya.


"Di kantor manajemen kami ada kok surat dari HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) atas nama Ryan. Kalau di sana ada yang menyanyikan, merekam, kami enggak banyak komentar. Ini lagu STLA dan sudah dipatenkan atas nama Ryan," terang Abe.


Meski memiliki bukti kuat, Abe mengaku STLA enggan membawa masalah itu ke jalur hukum.


"Buat apa bawa ke jalur hukum. Kecuali bila benar-benar sudah merugikan baru kami berpikir lagi. Sementara ini, kami hanya ingin dikenal lewat karya," kata Abe yang diamini rekan-rekannya.


Dijelaskan, STLA Band pertama kali terbentuk pada 10 Oktober 2010 dengan nama Rumah Hati. Kemudian pada akhirnya pada Juni 2013, Rumah Hati mendapatkan tawaran dari Star Signal management untuk kontrak single dan album.


Star Signal management bersedia bekerja sama dengan Rumah Hati, dan akhirnya disepakati berganti menjadi STLA Band pada 12 September 2013.


Makna yang terkandung dari nama STLA adalah diambil dari bahasa latin yang artinya bintang. Sedangkan makna dari huruf T yang tergambar dari logo STLA sendiri adalah mengandung gambar sebuah sinyal, yang artinya bahwa STLA lahir bersama star signal manajemen.


Dalam bermusik, STLA coba mengusung warna musik tersendiri, tanpa menghilangkan unsur aliran musik pop nya yang kemudian dikemas dengan musik elektronya mencoba tampil beda dengan band-band yang ada industri musik Tanah Air.


13.18 | 0 komentar | Read More

Perbaiki Sistem E-Ticketing, PT KAI Gandeng PT Telkom

Written By Unknown on Senin, 30 September 2013 | 13.50






JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom) untuk memperbaiki sistem E-Ticketing melalui E-Ticketing Monitoring Center (EMC). Menurut Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan, sistem EMC berasal dari inisiatif PT Telkom untuk meningkatkan layanan E-Ticketing yang dioperasikan oleh PT KAI Commuterline Jabodetabek (PT KCJ).

"Penanggung jawabnya dalam hal teknologinya yaitu PT Telkom, kami KCJ hanya mengeksekusi dan memfasilitasi penumpang," ujar Jonan dalam peresmian EMC di Kantor PT KCJ, Stasiun Juanda, Jakarta, Senin (30/09/2013).

Ia menuturkan, nantinya EMC bisa memonitor seluruh perangkat e-ticketing di 67 stasiun yang mengoperasikan 389 gate dan 270 titik POS (Point of sales). "Ini sangat membantu operasional dalam hal monitoring, nantinya bisa memonitoring dalam hal perjalanan kereta api di Jabodetabek," kata Junan.

Di tempat yang sama, Direktur Enterprise Business PT Telkom Indonesia, Muhammad Awaluddin mengatakan, adanya sistem EMC mempermudah dalam mengawasi transaksi penjualan tiket. EMC ini untuk memonitoring transaksional di semua loket stasiun, gate, misalnya masalah di counter tiket. Selama ini koordinasi dilakukan secara manual ke semua loket.

Selain itu, kata Awaluddin, jika terjadi masalah penjualan tiket di loket, dapat terdeteksi sedini mungkin melalui EMC.

"Misalnya, pertama, ada stasiun yang bermasalah, penumpang kan enggak bisa get in get out. Lalu kedua misalnya ada counter tiket yang bermasalah, pelanggan atau penumpang kan enggak bisa transaksi tiket, maka dari itu kita bisa memonitoring dengan cepat," jelas Awaluddin.

Tidak hanya itu, kata Awaluddin, melalui sistem EMC, semua masalah yang dihadapi bisa bersama-sama diselesaikan. Sebab, masalah bisa dimonitoring dengan cepat dan penyelesaiannya pun bisa segera.

"Tidak hanya memonitoring, mengontrol, dengan EMC petugas di sini bisa cepat mengambil keputusan. Contoh, gate-nya bermasalah atau tidak bisa diperbaiki lagi, juga seandainya listriknya mati bisa langsung dikirim gensetnya," pungkas Awaluddin.

Direktur Utama PT KCJ, Tri Handoyo, mengatakan peningkatan layanan KRL di Jabodetabek akan terus dilakukan baik dari sisi sarana dan prasarana. "Pembuatan E-Ticketing Monitoring Center merupakan komitmen peningkatan pelayanan untuk terus menyempurnakan system E-Ticketing KRL yang telah diterapkan secara menyeluruh sejak 1 Juli 2013," ungkap Tri.




Editor : Ana Shofiana Syatiri
















13.50 | 0 komentar | Read More

Ruhut Ditolak, Golkar Minta Demokrat Tak Paksakan Kehendak






JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat diminta tak memaksakan kehendaknya untuk mempertahankan politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR menyusul sejumlah penolakan dari anggota dewan. Golkar meminta Demokrat menyiapkan alternatif nama yang diterima kalangan komisi bidang hukum, HAM dan keamanan itu.

"Fraksi Partai Demokrat ya legowo berbesar hati, tidak memaksakan kehendak. Golkar tegas menolak, saya minta Demokrat dengan segudang SDM, masa tidak ada yang lebih bagus," ujar anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senin (30/9/2013).

Bambang menilai saat ini sejumlah anggota Komisi III masih belum menyatakan persetujuannya atas penunjukan Ruhut. Jika pada saat pelantikan, Komisi III DPR juga tidak sepakat maka jalan terakhir akan dilakukan pemungutan suara.

"Ini bukan soal kemampuan tapi soal moral. Dia (Ruhut) juga sering tidak nyambung," ucap Bambang.

Penetapan Ruhut sebagai Ketua Komisi III diprotes oleh sejumlah fraksi seperti Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera. Ruhut yang menggantikan Gede Pasek Suardika dianggap kurang cakap dalam memimpin komisi itu.

Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Hanura, Sarifudin Sudding, bahkan mengancam untuk keluar dari Komisi III jika Ruhut tetap dilantik. Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra, Desmond Mahesa, mengatakan, Komisi III bakal menjadi komisi badut jika dipimpin Ruhut.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Priyo Budi Santoso akhirnya memutuskan pelantikan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III ditunda selama satu minggu hingga Selasa (1/10/2013). Keputusan ini diambil setelah Priyo memimpin lobi fraksi di Komisi III karena rapat pleno tak dapat mencapai mufakat.




Editor : Caroline Damanik


















13.48 | 0 komentar | Read More

Ribuan Pelari Internasional Ikut Jakarta Marathon






JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama menggelar Jakarta Marathon 2013. Acara bertajuk Festival City Marathon tersebut rencananya akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), 27 Oktober 2013 mendatang dengan jumlah peserta sebanyak 5.500 dari mancanegara.

Wakil Menteri Parekraf, Sapta Nirwandar dalam konferensi persnya mengatakan, secara resmi pendaftaran Jakmar 2013 dilaksanakan di Sport and Running Expo Paris Marathon Prancis 4 April 2013 lalu. Sejak pendaftaran tersebut jumlah peserta dari mancanegara semakin banyak dari hari ke hari.

"Dari jumlah itu, ada pendaftar dari berbagai negara di dunia, antara lain Inggris, Kenya, Ethiopia, Jepang, Australia dan Prancis," ujar Sapta dalam konferensi persnya di kawasan Monas, Jakarta pada Senin (30/9/2013) pagi.

Hadir dalam konferensi pers Menparekraf Marie Elka Pangestu, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sapta melanjutkan, 13 Juni 2013 yang lalu, Internasional Association of Athletics Federations (ISSF), induk olahraga atletik dunia, Amauri Sport Organisation (ASO), konsultan penyelenggara Tour de France, Paris Marathon, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan Poolri, telah melakukan kalibrasi rute Jakmar sejauh 42,169 km dan half marathon 21 km.

Adapun rute Jakmar dirancang sehingga peserta tak hanya berlari, namun sekaligus menikmati keindahan kota dengan menyusuri gedung-gedung bersejarah, museum dan lain-lain. Acara Lari akan dimulai dari Silang Monas Barat Daya-Jalan Budi Kemulyaan-Jalan Majapahit-Jalan Gajah Mada-Kawasan Kota Tua-Jalan Hayam Wuruk-PT Pos Indonesia-Gereja Katedral-Masjid Istiqlal-Jalan Veteran-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Bundaran HI-Jalan Imam Bonjol-Jalan HR Rasuna Said-Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Tuah-Jalan Jend. Sudirman-dan berakhir di silang Monas Barat.

"Berdasarkan hasil kalibrasi tersebut, 19 Juni 2013, IAAF resmi menerbitkan sertifikasi rute marathon 2013 dengan nilai grade A. Ini berlaku sampai lima tahun yang akan datang," lanjutnya.

Marie Elka Pangestu menjelaskan, Jakmar 2013 merupakan bagian dari program 7 wisata minat khusus, yaitu wisata olahraga dan rekreasi. Acara semacam ini berkembang pesat di manca negara, salah satunya dunia, misalnya Tour de Singkarak, Tour de Bintan, Bali Marathon dan lain-lain.

"Event tersebut cukup efektif mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. Sampai bulan Juli 2013, ada peningkatan 6,44 persen atau sebesar 4.872.262 kunjungan wisatawan dari tahun di periode yang sama," tambahnya.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyanjung acara itu. Menurutnya, Jakmar dapat memopulerkan nama Kota Jakarta di mata Internasional. "Kita belum punya pembeda yang kuat. Apa di karnaval, seni pertunjukan, fashion muslimnya, nah ini yang akan diperkuat, wisata sport," ujarnya.




Editor : Ana Shofiana Syatiri















13.41 | 0 komentar | Read More

Tim Malaysia Juarai Kompetisi Barongsai di SMS


Tangerang - Perhelatan International Lion Dance Championship 2013 di Summarecon Mal Serpong (SMS), Tangerang, Banten, dimenangkan tim barongsai dari Negeri Sembilan Malaysia. Tim asal Malaysia itu menjadi juara pertama karena meraih nilai tertinggi 9,21 dengan tingkat kesulitan 16.


Kompetisi itu diikuti 18 tim dari delapan negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Taiwan, Makau, dan Filipina. Pihak SMS bekerja sama dengan Kung Seng Keng (KSK) Indonesia dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) serta Himpunan Bersatu Teguh Padang (HBT) yang kembali menggelar kompetisi barongsai tingkat internasional untuk kedua kalinya.


Posisi kedua diduduki oleh tim barongsai dari Kun Seng Keng (KSK) Hong Kong dengan nilai 9,14 dan tingkat 15 kesulitan. Disusul posisi ketiga oleh dari Khu Ching juga dari Malaysia, dengan nilai 9,04, tingkat kesulitan 18 serta 1 kali kesalahan ringan hingga terjadi pengurangan nilai 0,1.


Sementara, Indonesia meraih juara keempat lewat tim barongsai dari Naga Langit dengan perolehan nilai 9,01, kesulitan 12 tanpa kesalahan. Disusul Tiongkok pda posisi kelima pada nilai 8,91, tingkat kesulitan 14.


Syarif Benyamin, Direktur PT Summarecon Tbk, mengatakan, kegiatan yang digelar sejak 27-29 September 2013 itu merupakan penyelenggaraan kedua. Sebelumnya pernah dilangsungkan pada 2007. Melihat antusias masyarakat dan juga komunitas pemerhati serta pencinta barongsai di Indonesia sangat besar maka kembali diselenggarakan.


"Pelaksanaan kompetisi merupakan sumbangsih SMS dalam rangka turut melestarikan dan membudidayakan kesenian barongsai yang ada di Indonesia. Harapan kami, tim barongsai Indonesia dapat makin berkibar dan bicara di kancah internasional," kata Syarif akhir pekan lalu di Gading Serpong, Tangerang.


Sementara itu, Ketua Pembina FOBI Arifin Himawan mengatakan, kompetisi itu menerapkan standar internasional dengan aturan ketat untuk menentukan kelompok Lion Dance terbaik. Dalam International Lion Dance Championship 2013 yang digelar, ada 18 tim dari 8 negara peserta. Indonesia diwakili lima tim.


"Wasitnya pun sudah memiliki sertifikasi tingkat internasional. Diharapkan, lewat kompetisi ini bisa melahirkan atlet-atlet terbaik Indonesia. Beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian, adalah keserasian gerak, dekoratif ornamen, kekompakan tim, serta kemampuan menampilkan gerak akrobatik yang sulit dengan tiang," ungkap Arifin.



13.18 | 0 komentar | Read More

Pemprov DKI Dipuji karena Terbuka soal Anggaran

Written By Unknown on Minggu, 29 September 2013 | 13.50






JAKARTA, KOMPAS.com
- Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengapresiasi cara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengelola dan menyampaikan informasi anggarannya kepada publik. Penilaian ini diberikan karena DKI Jakarta telah menyampaikan informasi menganai anggarannya secara gamblang.

Koordinator Advokasi Seknas Fitra, Maulana menuturkan, DKI Jakarta memiliki sistem keterbukaan anggaran yang cukup baik, dan dapat diakses melalui laman www.jakarta.go.id. Dalam laman tersebut juga terdapat kanal khusus mengenai informasi anggaran dan pengalokasiannya sehingga memudahkan masyarakat melakukan pengawasan bersama.

"Publikasi anggaran Jakarta sudah bagus. Secara overall kita lihat praktek keterbukan informasi anggaran sudah dilakukan sejak 2009 sampai sekarang dan ini belum terjadi di daerah lain," kata Maulana, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (29/9/2013).

Sebelumnya, Fitra juga telah menyampaikan hasil penelitian pada website 193 pemerintah daerah di sembilan provinsi. Hasilnya, Kota Blitar dan Kabupaten Kebumen dinobatkan sebagai daerah yang paling terbuka menyampaikan informasi anggarannya.

Dalam penelitian itu, Fitra tidak menjadikan DKI Jakarta sebagai objek penelitian. Pasalnya, DKI Jakarta memiliki mekanisme penganggaran yang berbeda dengan daerah lainnya. Bila di daerah lain penyusunan anggaran dilakukan oleh tingkat I dan tingkat II, di DKI Jakarta penyusunannya digabung menjadi APBD DKI Jakarta.

"Kita tidak menjadikan DKI Jakarta sebagai daerah yang kita teliti karena sistem perencanaannya berbeda," ujarnya.




Editor : Caroline Damanik
















13.50 | 0 komentar | Read More

IPW Ragukan Komitmen Sutarman Berantas Korupsi






KOMPAS.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meragukan komitmen Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Sutarman. Pasalnya, selama menjabat sebagai Kabareskrim banyak kasus korupsi yang ditangani Polri sampai saat ini tak kunjung menemui titik terang.

Dari catatan IPW, sejumlah kasus korupsi yang saat ini masih mandek diantaranya penanganan kasus dugaan korupsi alat kesehatan dan pelat nomor kendaraan bermotor yg diduga melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri. Di samping itu, selama menjabat sebagai Kabareskrim Polri, Sutarman juga dinilai kurang memaksimalkan kinerja Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.



"Belum lagi hubungan Sutarman dengan KPK, akibat ia mencoba pasang badan dalam kasus simulator SIM. Tentu saja hal ini akan menjadi kendala dalambhubungan dua lembaga ini ke depan," katanya dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Minggu (29/9/2013).

Neta pun mengaku pesimis bahwa Sutarman dapat menyelesaikan semua persoalan korupsi yang ada. Hal itu dilihat dari masa tugas Sutarman yang hanya akan menjabat selama 21 bulan saja jika terpilih menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Timur Pradopo.

"Padahal masalah serius Polri saat ini adalah soal KKN. Ini makin meyakinkan tatkala bulan lalu KPK mengungkapkan bahwa Polri sbg lembaga terkorup di negeri ini," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyayangkan sikap DPR yang seolah telah satu suara mendukung Sutarman menjadi Kapolri yang baru. Padahal, Sutarman masih harus menjalani uji kelayakan dan uji kepatutan sebelum dinyatakan lulus.




Editor : Caroline Damanik


















13.48 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













13.41 | 0 komentar | Read More

Tampil Terlambat di Konser, Rihanna Tak Minta Maaf


Para penggemar musik melampiaskan kemarahannya di media sosial, setelah Rihanna terlambat berada di atas panggung Adelaide Entertainment Centre, selama 1 jam 20 menit, akhir pekan kemarin.


Penyanyi asal Amerika tersebut tiba pukul 9 malam waktu setempat setelah terbang dari Perth. Sebelumnya Rihanna juga terlambat naik ke atas panggung selama 40 menit dalam pertunjukan yang dilangsungkan Selasa kemarin.


Dan ketika Rihanna muncul dengan keterlambatan 1 jam 20 menit, para penonton kemudian mencemoohnya. Apalagi Rihanna tak langsung meminta maaf kepada para penonton yang sudah lama menantinya.


Saat menanti dalam waktu yang panjang, para penggemar Rihanna tampak frustasi dan langsung memposting kekesalan mereka di media sosial.


Banyak dari mereka yang kemudian melakukan aksi sendiri dengan melakukan tarian sambil menyerukan nama Rihanna.


Saat keterlamabatan Rihanna sudah satu jam, massa mulai tak terkendali. Mereka melompat-lompat dan kembali melakukan tarian. Bahkan banyak para penonton pria melepaskan baju mereka.


Rihanna yang kemudian tampil, berusaha untuk membayar kekecewaan penggemar, berusaha tampil dengan performa terbaiknya. Namun hal tersebut ternyata tidak cukup. Apalagi di 30 menit pertama, Rihanna menyanyikan lagu yang kurang populer.


Meski banyak yang mencercanya, namun tidak sedikit penggemar Rihanna yang puas dengan penampilan Rihanna.


"Saya sebenarnya tidak suka dengan keterlambatan itu. Tapi penampilan Rihanna cukup mengagumkan. Saya akhirnya menikmati konser tersebut," ujar seorang penggemar melalui kicauanya di Twitter.


13.18 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger